If this is your first visit, be sure to check out the FAQ by clicking the link above. You may have to register before you can post: click the register link above to proceed.
FLMK - Job fair (bursa kerja) yang digelar Pemerintah Kota Cimahi di Cimahi Mall, Rabu (15/6), menyediakan 2.100 lowongan kerja. Jumlah tersebut tidak sebanding dengan angka pengangguran di Kota Cimahi yang mencapai 44.000 orang.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial (Disnakertransos) Kota Cimahi, Efi Hanafiah mengatakan, meskipun lowongan kerja yang disediakan pada job fair sangat sedikit, namun dapat mengurangi jumlah pengangguran di Kota Cimahi.
"Kami sangat berharap, 2.100 lowongan kerja tersebut dapat diisi oleh warga Cimahi yang tentunya memenuhi persyaratan dan kualifikasi sesuai kebutuhan. Sehingga bisa mengurangi angka penggangguran di Cimahi yang sudah mencapai 44.000 orang," ujar Efi kepada wartawan di sela-sela pelaksanaan job fair.
Efi mengatakan, job fair yang berlangsung selama 2 hari diharapkan bisa dimanfaatkan para pencari kerja untuk mengisi lowongan kerja yang ditawarkan. Kegiatan ini diikuti 32 perusahaan, baik yang berada di Kota Cimahi maupun luar Kota Cimahi.
"Perusahaan yang membuka lowongan kerja bervariasi, seperti garmen, minimarket, dan chemical (kimia). Kami berharap lowongan pekerjaan ini dapat diisi para pelamar dari Cimahi," ujarnya.
Menurut Efi, job fair memang sengaja digelar pada bulan Juni, bertepatan dengan kelulusan siswa sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK). "Bagi siswa yang tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, dapat melamar pekerjaan sesuai dengan bidangnya masing-masing," tambahnya.
Tidak hanya mendorong pengangguran untuk bekerja di sektor industri, Efi menyebutkan pemerintah juga mendorong pengangguran bekerja di sektor informal. Seperti berwirausaha di bidang jasa boga atau produk makanan.
"Pemerintah sedang mencoba pelatihan yang mengarah pada wirausaha. Kami membuka pelatihan dan memberikan stimulan berupa pendampingan, kemudian memberi modal awal berupa bantuan peralatan," katanya.
Senada dengan Efi, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Cimahi, Hj. Itoc Tochija mengatakan, usaha informal bisa menekan angka pengangguran, seperti usaha di bidang kerajinan. "Di Cimahi kerajinan semakin berkembang dengan inovasi yang cukup baik dan bagus, salah satunya perajin batik Cimahi yang kini memberikan peluang kerja bagi yang membutuhkan pekerjaan di sekitarnya," ujarnya.
Sementara itu, hari pertama job fair yang merupakan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-10 Kota Cimahi tersebut, diserbu pencari kerja. Tak hanya pencari kerja dari Kota Cimahi, banyak pencari kerja yang berasal dari Kota Bandung, Kab. Bandung, dan Kab. Bandung Barat.
Salah seorang pencari kerja yang memanfaatkan bursa kerja ini, Dewi Mayangsari berharap bisa mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang mengikuti kegiatan tersebut. "Inginnya saya bisa masuk di perusahaan sebagai tenaga administrasi sesuai dengan jurusan saya yaitu akuntasi. Semoga saja bisa langsung kerja karena saya memang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi," kata Dewi (18) warga Jln. Padasuka, Kebon Manggu yang baru lulusan SMA ini, galamedia.
Bookmarks